Ford Fiesta Terperosok dan Tabrak Rumah Warga di Kawengen

    Ford Fiesta Terperosok dan Tabrak Rumah Warga di Kawengen
    (Foto Dok): Sebuah kecelakaan kendaraan Sebuah mobil Ford Fiesta bernopol B 1459 SZI, terjadi di jalan dusun RT 08 RW 04, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

    UNGARAN - Sebuah insiden tak terduga menggemparkan warga Dusun Kawengen, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Selasa (10/3/2026) sore. Sekitar pukul 16.00 WIB, sebuah mobil Ford Fiesta berwarna cerah yang dikemudikan seorang wanita bersama dua anaknya nyaris hilang kendali, terperosok di pinggir jalan kampung yang licin, sebelum akhirnya menabrak bangunan rumah warga. Syukurlah, peristiwa dramatis ini tidak menimbulkan korban jiwa, sebuah anugerah di tengah derasnya hujan.

    Menurut penuturan Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, Rabu (11/3/2026), akar masalah kecelakaan ini diduga kuat lantaran pengemudi mengandalkan aplikasi navigasi Google Maps untuk mencari jalur alternatif. Tanpa disadari, rute yang ditunjukkan ternyata mengarah ke jalanan sempit yang minim informasi kondisi sebenarnya.

    “Dari keterangan pengemudi, perjalanan dari Mranggen, Kabupaten Demak menuju Kota Salatiga menggunakan jalur alternatif lewat Google Maps. Setibanya di lokasi, jalan yang dilalui ternyata sempit dan licin akibat hujan deras. Ban depan mobil terperosok, sehingga kendaraan nyungsep hingga menimpa rumah warga, ” jelas AKP Lingga.

    Rumah yang beruntung hanya mengalami kerusakan ringan tersebut diketahui milik seorang warga bernama Parmun. Kejadian yang terjadi di tengah guyuran hujan deras ini, membuat kondisi jalanan menjadi sangat licin dan menyulitkan setiap manuver kendaraan, termasuk bagi mobil penumpang.

    Pranoto dan Sudjarwo, warga setempat, turut menguraikan kronologi berdasarkan cerita pengemudi yang masih terguncang. Mereka menjelaskan bagaimana aplikasi navigasi rupanya membawa petaka.

    “Pengemudi berangkat dari Mranggen dan mengikuti rute Google Maps. Sesampainya di pertigaan Dusun Kawengen, seharusnya berbelok ke kanan menuju Tengaran, tapi pengemudi salah arah mengikuti jalur ke kiri yang merupakan jalan kampung. Mobil akhirnya nyungsep dan menabrak rumah warga, ” ujar Pranoto didampingi Sudjarwo.

    Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi kita semua, betapa pentingnya kewaspadaan saat menggunakan teknologi navigasi, terutama saat memasuki wilayah yang tidak familiar seperti jalan kampung yang sempit atau ketika cuaca sedang tidak bersahabat. Pihak kepolisian pun tak henti-hentinya mengingatkan agar para pengendara selalu memastikan kondisi jalan sebelum memutuskan mengikuti jalur alternatif demi keselamatan bersama.

    (Infopublik)

    kecelakaankawengen fordfiestanyungsep jalankampungrawan polressemarang hujanderasberisiko googlemapstips
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    TMMD Kebumen Beri Harapan Baru Lewat RTLH...

    Artikel Berikutnya

    Menuju Birokrasi Bersih dan Melayani, Lapas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Semarak HBP ke 62, Bapas Purwokerto gelar Tes Urin Pastikan Pegawai Nihil Narkoba
    Bapas Purwokerto Gelar Bakti Sosial di Masjid Al-Ikhlas Pamijen dalam Rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-82
    Bapas Purwokerto Meriahkan HBP ke-62 Lewat Prestasi di Lapangan Voli
    Duel Sengit di Nusakambangan, Pasangan Ganda Putra Bapas Purwokerto Sabet Juara 2 Badminton HBP ke-62

    Ikuti Kami