KABUPATEN SEMARANG - Semangat juang membara dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Batang kembali terukir dalam tinta emas prestasi. Dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Krida Jawa Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 17-18 Januari 2026 di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kontingen Batang berhasil memborong total 9 medali kebanggaan.
Kejuaraan tingkat provinsi ini dibuka langsung oleh tokoh kharismatik, Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, Kangmas Drs. R. Moerdjoko HW, didampingi Ketua Dewan Pusat PSHT, Kangmas H. Issoebiantoro. Suasana khidmat dan meriah menyelimuti pembukaan yang dihadiri ratusan atlet dan official dari berbagai penjuru Jawa Tengah, menandai dimulainya perhelatan akbar dua kategori utama: seni yang digelar di GOR Wujil, Kabupaten Semarang, dan kategori laga yang berlangsung di Padepokan PSHT Cabang Kabupaten Semarang.
PSHT Cabang Batang, dengan menurunkan 18 atlet terbaiknya, menunjukkan performa luar biasa. Kerja keras dan dedikasi mereka terbayarkan dengan raihan 2 medali emas, 2 medali perak, dan 5 medali perunggu. Sebuah pencapaian gemilang yang mengukuhkan PSHT Cabang Batang sebagai salah satu kekuatan pencak silat yang patut diperhitungkan di Jawa Tengah.
Kangmas Kristiono, selaku Manajer Tim PSHT Cabang Batang, menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam atas prestasi membanggakan ini. Ia menekankan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan latihan yang tak kenal lelah.
“Kami sangat bersyukur atas capaian ini. Prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan latihan yang konsisten. Luka adalah tanda perjuangan, bukan alasan untuk berhenti. Di medan laga, para atlet belajar tentang keberanian dan pulang membawa kehormatan, ” ujar Kangmas Kristiono.
Lebih lanjut, Kangmas Kristiono berharap pencapaian ini dapat menjadi pemicu semangat bagi para atlet muda untuk terus mengasah kemampuan dan mental bertanding. Ini juga menjadi modal berharga untuk menapaki jenjang kejuaraan yang lebih tinggi, baik di kancah regional maupun nasional, sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi PSHT dalam melestarikan dan mengharumkan seni bela diri tradisional Indonesia.

Updates.