SEMARANG - Kodim 0733/Kota Semarang mengambil langkah strategis dalam upaya menempa kualitas moral dan spiritual prajuritnya. Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M yang digelar di Aula Sudirman, Jumat (23/1/2026), satuan ini menegaskan komitmennya untuk membangun prajurit yang tidak hanya andal dalam tugas, namun juga kokoh dalam keimanan.
Acara yang mengusung tema kuat, “Dengan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW membentuk karakter prajurit yang prima guna menuju Indonesia Maju”, dihadiri oleh seluruh prajurit TNI AD, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XI PD IV/Diponegoro. Kehadiran penceramah kondang, K.H. Khilmi Ikhsan, menambah kedalaman makna peringatan ini.
Komandan Kodim 0733/KS, Kolonel Inf Priyo Handoyo, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menggarisbawahi esensi peringatan Isra Mi'raj yang jauh melampaui sekadar ritual keagamaan. Baginya, peristiwa agung ini adalah panggilan untuk memperkuat fondasi spiritual yang esensial bagi setiap prajurit.
“Isra Mi’raj bukan hanya tentang perjalanan fisik Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha hingga Sidratul Muntaha, tetapi sebuah perjalanan spiritual yang sarat akan hikmah mendalam, terutama mengenai kewajiban shalat lima waktu yang merupakan perintah langsung dari Allah SWT, ” ujar Dandim Priyo Handoyo.
Ia menambahkan, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi'raj memiliki korelasi erat dengan denyut nadi tugas dan pengabdian seorang prajurit sebagai abdi negara. Keimanan, menurutnya, adalah kompas penunjuk arah dalam setiap aksi.
“Tugas kita bukan semata-mata berorientasi pada hal-hal duniawi, melainkan juga mengandung dimensi ibadah yang sakral. Oleh karena itu, keimanan dan ketakwaan harus senantiasa menjadi pilar utama dalam setiap pelaksanaan tugas yang diemban, ” tegas Kolonel Inf Priyo Handoyo.
Lebih lanjut, Dandim 0733/KS mengajak seluruh keluarga besar Kodim untuk menjadikan momentum Isra Mi'raj sebagai sarana refleksi diri dan penguatan jati diri yang tak ternilai harganya.
“Saya sungguh berharap peringatan ini dapat menjadi percikan motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, menumbuhkan kedisiplinan yang teguh, loyalitas tanpa batas, serta profesionalisme yang tinggi dalam mengemban amanah pengabdian kepada bangsa dan negara tercinta, ” tambahnya.
Sementara itu, dalam sesi tausiyahnya yang penuh pencerahan, K.H. Khilmi Ikhsan menguraikan bahwa peristiwa Isra Mi'raj sejatinya mengajarkan kita tentang kekuatan kesabaran, ketulusan hati dalam berbuat (keikhlasan), dan keteguhan iman, terutama saat menghadapi badai ujian kehidupan.

“Shalat adalah tiang agama. Dengan senantiasa menjaga kualitas shalat, kita secara otomatis menjaga pilar moral, etika, serta keteguhan iman kita, tak terkecuali dalam menjalankan tugas-tugas pengabdian kepada negara dan bangsa yang kita cintai, ” ungkap K.H. Khilmi Ikhsan.
Beliau menekankan bahwa setiap individu yang tergabung dalam keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang, baik prajurit maupun keluarganya, sejatinya sedang menjalani sebuah perjalanan spiritual dan profesional yang menuntut integritas dan dedikasi tertinggi.
“Serupa dengan suri teladan kita, Rasulullah SAW, kita harus senantiasa siap menghadapi berbagai tantangan dan menjalankan setiap tugas dengan penuh rasa tanggung jawab serta keikhlasan yang tulus, ” imbuhnya.
Peringatan Isra Mi'raj di lingkungan Kodim 0733/KS ini diharapkan mampu mematrikan kembali keyakinan, memberikan ketenangan batin, serta membekali seluruh keluarga besar Kodim dengan kemampuan untuk menerjemahkan nilai-nilai religius dalam setiap helaan napas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Wartamiliter)

Updates.